Salah satu kenyataan yang lucu dan miris adalah banyak alamat e-mail LSM di Indonesia yang "doraemon" Apa maksudnya?
Kami cukup bersemangat untuk segera melakukan pendataan. Para LSM itu kami kirimi formulir "Kuisioner Survei NPO Indonesia". Namun sungguh mengejutkan! Ternyata, sekitar 1.000 (seribu) alamat e-mail sudah tidak eksis lagi.
Kabar dari Kami


Ternyata melakukan survei melalui kuisioner itu, gampang-gampang susah --tapi tetap lebih banyak susahnya. Animo LSM mengisi kuisioner NPO masih belum responsif.
Lembaga non profit atau NPO di Indonesia semakin dituntut mengembangkan akuntabilitas publik. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu domestic review.